Menyisir Samosir

 ›  ›  › Menyisir Samosir

Travel,Uncategorized

Menyisir Samosir

samosir2

Pulau Samosir merupakan sebuah pulau vulkanik di tengah Danau Toba, provinsi Sumatera Utara. Sebuah pulau dalam pulau dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut menjadikan pulau ini menjadi sebuah pulau yang menarik perhatian para turis.

Untuk menuju pulau Samosir, pelancong harus menuju Danau Toba. Berjarak sekitar 176 km dari selatan Kota Medan akses ke Danau Toba dapat dilakukan melalui jalur Tebing Tinggi, lanjut ke Pematang Siantar dan menyebrang di Parapat atau Ajibata. Sedangkan alternatif lainnya adalah melalui jalur Brastagi, Kabanjahe, Tongging, Sidikalang, kemudian melalui Tele, menyebrang ke Pangururan di Pulau Samosir. Pangururan merupakan tempat di mana Pulau Samosir dan Pulau Sumatera berhubungan.

Perjalanan menuju Samosir umumnya dilakukan melalui Medan melalui Bandara Kualanamu. Setelah itu, perjalanan harus ditempuh melalui darat sekitar 4 hingga 5 jam. Perjalanan ke Samosir dari Medan bisa dengan menyewa mobil. Sewa mobil akan mudah ditemukan di kota Medan dengan harga mulai dari Rp 350.000 termasuk supir, namun belum dengan bensin.

Akses masuk Samosir yang paling populer adalah melalui Pelabuhan Ajibata di Prapat menuju Pelabuhan Tomok di Samosir dengan kapal feri. Tarif tiket menyebrang sekitar 100 ribu rupiah untuk satu mobil mini van, sudah termasuk penumpang di dalamnya. Perjalanan melintasi Danau Toba terasa begitu mengasyikan.

Mobil memang alat transportasi yang sangat cocok bagi pelancong yang ingin berkunjung ke Samosir dan berkeliling pulau. Di Samosir memang tidak ada angkutan umum. Anda harus menyewa kendaraan berupa sepeda atau sepeda motor jika ingin berjalan-jalan. Ongkos sewa motor antara Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per hari.

Untuk menginap, sangat mudah mencari penginapan di Samosir. Penginapan model resor berjamuran di daerah Tuktuk. Dari Pelabuhan Tomok ke Tuktuk hanya sekitar setengah jam perjalanan darat. Kawasan Tuktuk berbentuk tanjung dan menghadap ke Danau Toba. Penginapan resor bisa kita temukan pula di daerah Pangururan, ibu kota Samosir. Sementara hotel-hotel kecil ada pula di daerah Ambarita, Kecamatan Simanindo.

samosir1

Kemolekan alam Samosir merupakan daya tarik utama dari Danau Toba. Memasuki Pulau Samosir, nuansa budaya yang kental siap menyambut kedatangan para pelancong, dengan sejarah dan budaya yang tetap terjaga. Udara sejuk dan pemandangan asri di kiri dan kanan, akan membuat wisatawan yang datang tak henti-hentinya berdecak kagum. Air terjun di sisi jalan, hamparan panorama danau Toba, dan udara sejuk khas pegunungan menjadi magis tersendiri bagi pulau Samosir. Tentu hal tersebut sudah cukup menyenangkan, apa lagi jika ditambah kejutan berupa pemandangan yang tak pernah kita duga sebelumnya, seperti ada danau di puncak Samosir.

Aek Natonang, Danau Di Atas Danau

samosir

Banyak orang yang tak mengetahui hal yang tak kalah ajaibnya dari pulau Samosir di tengah danau Toba ini, yaitu ada 2 danau kecil yang terdapat di tengahnya. Di pulau ini terdapat danau dengan julukan “danau di atas danau”, yakni Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang .

Danau Sidihoni terletak di Kecamatan Pangururan, Pulau Samosir. Air danau ini sering berubah warnanya, dan oleh penduduk setempat perubahan warna ini dihubungkan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di Indonesia. Danau ini berjarak 8 kilometer dari Pangururan.

Danau Sidihoni bukan satu-satunya danau di Pulau Samosir, ada sebuah danau lagi yang lebih kecil dari danau ini yang tak kalah memukaunya, yakni Danau Aek Natonang. Danau Aek Natonang terletak di Desa Tanjungan, Kecamatan Simanindo, Pulau Samosir. Aksesibilitas ke danau seluas 105 hektar ini sudah cukup baik dengan jalan berliku dan menanjak. Untuk menuju ke objek wisata ini, kita dapat menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari Pangururan dengan menggunakan kendaraan bermotor. Bagi pengunjung yang ingin menggunakan jasa sewa sepeda motor, biasanya pemilik mematok harga Rp. 50.000,- perhari, harga tersebut belum termasuk dengan biaya bensin.

Keberadaan Danau Aek Natonang memang sangat menarik perhatian wisatawan karena letaknya yang berada di atas pulau ditengah danau, Pulau Samosir. Danau ini sebenarnya telah lama menjadi destinasi pariwisata yang berada di sekitar Danau Toba, bahkan panorama yang terdapat di sekitarnya pun sangat indah. Air di Danau Aek Natonang tampak begitu jernih di tengah rerumputan hijau yang menghiasi di sekelilingnya.

Panorama elok lembah-lembah yang membentang dan beberapa pohon pinus pun juga tampak sejauh mata memandang. Di beberapa kawasan di sekitar danau, kita juga akan melihat ragam aktivitas penduduk desa Tanjungan yang sedang bekerja, mulai dari berkebun dan beternak. Menghabiskan waktu saat senja hari di sekitar danau ini, akan membuat hati tenang dan terus terbuai. Untuk fasilitas, danau Aek Natonang memang masih sangat minim, meskipun direncanakan ada beberapa proyek pembangunan fasilitas yang akan segera dilaksanakan di sekitar danau ini. Pun begitu, danau ini selalu menarik untuk dikunjungi.

Menyisir Samosir Reviewed by on April 8, 2017 .

Pulau Samosir merupakan sebuah pulau vulkanik di tengah Danau Toba, provinsi Sumatera Utara. Sebuah pulau dalam pulau dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut menjadikan pulau ini menjadi sebuah pulau yang menarik perhatian para turis. Untuk menuju pulau Samosir, pelancong harus menuju Danau Toba. Berjarak sekitar 176 km dari selatan Kota Medan akses ke

ABOUT AUTHOR /

LEAVE A REPLY

Your email address will not be published. Required fields are marked ( required )

About Us

To create interesting contents backed up with interesting photos

The Basics

Contact Us
Jobs